Kebumen, Sabtu, 20 September 2025 — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Putra Bangsa (UPB) menyelenggarakan Knowledge Sharing Dosen bertema penguatan profesionalisme dan mutu pembelajaran. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom pada pukul 13.30–15.30 WIB dan diikuti dosen lintas program studi. Ketua LPM UPB, Hendrawan Prasetyo, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menegaskan forum ini sebagai motor continuous quality improvement di kampus, dengan menekankan pentingnya disiplin berbagi pengalaman, standardisasi kerja, serta akuntabilitas hasil pembelajaran.

Sesi paparan merangkum praktik terbaik pada empat ranah kompetensi dosen. Pada aspek kepribadian, Dr. Gunarso Wiwoho, S.E., M.M., menekankan keteladanan, kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, dan pengendalian diri sebagai fondasi interaksi yang adil dengan mahasiswa. Ranah profesional diulas Dr. Sulis Riptiono, S.E., M.M., yang menyoroti ketepatan pemilihan pokok bahasan, keterkaitan materi dengan disiplin lain dan konteks kehidupan, serta penguasaan isu mutakhir di bidang keilmuan. Dimensi pedagogik dipaparkan Yordan Hermawan Apidana, S.E., M.M., dengan fokus pada kesiapan mengajar, keteraturan penyelenggaraan perkuliahan, pemanfaatan teknologi pembelajaran, kejelasan penyampaian materi, serta kualitas umpan balik terhadap tugas. Pada kompetensi sosial, Miftahul Huda, S.Pd., M.Kom., menggarisbawahi pentingnya kemampuan menerima kritik, mengenal karakter mahasiswa, toleransi keberagaman, dan membangun hubungan edukatif yang sehat.

LPM UPB menegaskan kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap semester untuk memastikan capaian mutu terus meningkat. Sebagai penguatan ekosistem mutu, LPM juga menetapkan kebijakan bahwa narasumber program Knowledge Sharing Dosen berasal dari dosen terbaik berdasarkan hasil evaluasi kinerja dosen setiap semester. Kebijakan tersebut diharapkan mendorong budaya berbagi pengetahuan dari praktik kerja yang terbukti memberi dampak pada peningkatan kinerja dan layanan akademik.

Melalui rangkaian diskusi yang hangat dan berorientasi pada solusi, kegiatan ini diharapkan mempercepat adopsi praktik baik di ruang-ruang kelas, memperkuat kolaborasi antardosen, dan pada akhirnya menghadirkan pengalaman belajar yang semakin relevan dan berkualitas bagi mahasiswa Universitas Putra Bangsa.