Universitas Putra Bangsa (UPB) secara resmi membuka rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-25 pada Sabtu (20/6/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong secara simbolis oleh Rektor Universitas Putra Bangsa, Dr. Gunarso Wiwoho, S.E., M.M., sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan Dies Natalis. Opening ceremony yang digelar di Aula UPB berlangsung meriah dengan menampilkan beragam pertunjukan seni dari mahasiswa sebagai wujud kreativitas dan semangat kebersamaan sivitas akademika.
Acara diawali dengan penampilan tari kreasi mahasiswa, paduan suara, serta persembahan dari Departemen Kesenian BEM Universitas Putra Bangsa yang berhasil memukau para tamu undangan dan peserta yang hadir.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-25, Larasati Haningtyas, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dies Natalis tahun ini mengusung tema “A Quarter Century of Innovation as Culture”. Tema tersebut menjadi refleksi perjalanan UPB selama 25 tahun dalam membangun budaya inovasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Selama 25 tahun, Universitas Putra Bangsa terus bertumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui budaya inovasi,” ujarnya.
Larasati juga menyampaikan bahwa Dies Natalis ke-25 akan diisi dengan berbagai kegiatan akademik, olahraga, seni, dan pengembangan minat bakat mahasiswa. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Seminar Psikologi, Workshop Content Creator, Rektor Cup Voli, Lomba Business Plan, Lomba Tari Kreasi, Turnamen Mobile Legends, Diskusi Terbuka, dan Story Telling. Seluruh rangkaian akan ditutup dalam puncak perayaan Dies Natalis pada 4 September 2026.

Sementara itu, Rektor Universitas Putra Bangsa, Dr. Gunarso Wiwoho, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 25 tahun merupakan usia yang masih muda bagi sebuah perguruan tinggi. Namun, usia tersebut tidak menjadi penghalang bagi UPB untuk terus mencatatkan berbagai prestasi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
“Jika dibandingkan dengan universitas-universitas besar di dunia maupun di Indonesia, usia ini masih sangat muda. Namun usia muda bukan berarti tanpa prestasi. Kami terus bergerak melakukan berbagai peningkatan mutu untuk memberikan layanan pendidikan terbaik kepada mahasiswa dan masyarakat,” ungkapnya.
Rektor juga menjelaskan bahwa dalam beberapa bulan terakhir UPB menjalani berbagai proses penjaminan mutu, baik secara internal maupun eksternal. Di bidang akademik, UPB tengah menjalani asesmen akreditasi melalui LAMEMBA dengan target memperoleh predikat Unggul. Selain itu, UPB juga memperkuat sistem manajemen melalui sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 guna memastikan seluruh proses pendidikan berjalan sesuai standar internasional. Saat ini Universitas Putra Bangsa juga didukung oleh 13 dosen berkualifikasi doktor yang terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sambutan turut disampaikan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Kebumen, Prof. Dr. H. Slamet Ahmadi, M.M., yang hadir secara daring melalui Zoom. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa visi Universitas Putra Bangsa untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, kompetitif, dan berakhlak mulia terus diwujudkan melalui peningkatan kualitas institusi dan lulusan.

“Yayasan berharap proses akreditasi yang sedang dijalani UPB dapat menghasilkan predikat Unggul serta menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus melakukan refleksi, memperbaiki pola pikir, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Dengan kampus yang unggul, diharapkan lahir lulusan yang semakin kompetitif, profesional, dan berkarakter,” ungkapnya melalui Zoom.
Melalui pembukaan Dies Natalis ke-25 ini, Universitas Putra Bangsa menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, menjaga budaya mutu, serta menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Momentum seperempat abad perjalanan UPB menjadi tonggak untuk melangkah menuju masa depan yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
