Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Putra Bangsa (UPB). Sebanyak dua tim mahasiswa UPB berhasil lolos ke 10 besar pada Lomba Artikel Populer Hari Tata Ruang Nasional (HANTARU) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kebumen.Lomba yang mengangkat tema “Ruang untuk Semua: Mewujudkan Kebumen yang Inklusif” ini menjadi wadah bagi mahasiswa aktif jenjang maksimal S1 di perguruan tinggi se-Kabupaten Kebumen untuk menuangkan gagasan, pandangan, serta solusi inovatif mengenai penataan ruang yang inklusif dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui ide-ide kreatif yang dapat mendukung terwujudnya tata ruang yang lebih ramah, setara, dan berkelanjutan.

Rangkaian lomba diawali dengan pendaftaran peserta pada 2–18 Oktober 2026, dilanjutkan pengumpulan artikel pada 18–25 Oktober 2026. Setelah melalui proses seleksi, terpilih 10 tim terbaik yang berhak melaju ke tahap paparan yang diselenggarakan pada Rabu, 4 November 2026. Pada tahap ini, setiap tim mempresentasikan gagasan yang telah dituangkan dalam artikelnya di hadapan dewan juri untuk menentukan para pemenang terbaik.

Tim pertama UPB yang berhasil lolos terdiri atas Muhammad Pandu Dewanata Yaseh Hidayat (S1 Informatika) sebagai ketua tim, Siva Dewi Kasana (S1 Akuntansi), dan Khartsa Ramadhani (S1 Bisnis Digital). Tim ini mengangkat judul artikel “Creative Hub: Pusat Belajar dan Kolaborasi Terbuka, Mewujudkan Kebumen yang Inklusif Lewat Ruang untuk Semua.” Melalui gagasan tersebut, mereka menawarkan konsep ruang publik yang berfungsi sebagai pusat pembelajaran, kolaborasi, dan inovasi bagi seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

Sementara itu, tim kedua terdiri atas Bunga Maura Aulya (S1 Sains Data) sebagai ketua tim, Dian Nur Safitri (S1 Sains Data), dan Chesa Salsabil Al’ma’ruf (S1 Informatika). Mereka mengusung artikel berjudul “SUARA RUANG: Partisipasi Digital Masyarakat dalam Memetakan Hambatan Aksesibilitas Ruang Publik di Kabupaten Kebumen.” Artikel tersebut menawarkan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam mengidentifikasi berbagai hambatan aksesibilitas ruang publik sehingga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan penataan ruang yang lebih inklusif.

Keberhasilan dua tim mahasiswa UPB menembus 10 besar menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan gagasan yang inovatif, solutif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Capaian ini juga menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Putra Bangsa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata melalui pemikiran yang berdampak bagi masyarakat.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UPB Universitas Putra Bangsa, Yulianto, S.Kom., M.Kom. mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan wujud nyata implementasi pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk mampu berpikir kritis, kreatif, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.

“Kami bangga atas capaian dua tim mahasiswa Universitas Putra Bangsa yang berhasil masuk 10 besar Lomba Artikel Populer HANTARU 2026. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah melalui ide-ide yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Yuli

Universitas Putra Bangsa berharap kedua tim dapat memberikan penampilan terbaik pada tahap paparan dan meraih hasil yang membanggakan. Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen UPB dalam mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan solusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.