Universitas Putra Bangsa (UPB) bekerja sama dengan Asosiasi UKM Kabupaten Kebumen dan GS1 Indonesia menyelenggarakan workshop bertajuk “Mengenal Barcode GS1 Indonesia dan TikTok Affiliate: Cara Baru Menjangkau Pasar Global.” Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UKM yang tergabung dalam Asosiasi UKM Kebumen serta peserta lainnya dari masyarakat umum. Workshop dilaksanakan pada Kamis, 12 Feb 2026 di Aula Universitas Putra Bangsa.

Rektor Universitas Putra Bangsa, Dr. Gunarso Wiwoho, S.E., M.M. dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi dan kemauan belajar dalam menghadapi perubahan di dunia marketing. Ia menyatakan bahwa dalam perspektif teori manajemen strategi setiap organisasi harus terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan.
“Dalam manajemen strategi dijelaskan bahwa organisasi yang tidak mau belajar dan berinovasi akan tertinggal bahkan bisa mati. Karena itu, penerapan barcode dan sistem digital seperti sekarang menjadi kebutuhan”. ujarnya.

Dokumentasi Sambutan rektor Universitas Putra Bangsa

Ia juga menambahkan bahwa UPB telah lebih dulu menerapkan sistem barcode dalam tata kelola berbasis digital. “Sejak proses akreditasi dan sertifikasi ISO, berbagai dokumen di UPB sudah dikelola secara digital, termasuk pengarsipan Dokumen UPB dengan tanda tangan elektronik atau QR Code .” jelasnya.

Ketua Asosiasi UKM Kebumen, Setya Widodo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pelaku UKM.
“Kegiatan ini menjadi momen bagi pelaku UKM untuk menambah ilmu, terutama terkait pembuatan konten dan pemasaran digital. Harapannya kerja sama dengan UPB dan GS1 bisa semakin terjalin kuat dan kegiatan seperti ini menjadi langkah awal dari kolaborasi berkelanjutan” Ujarnya

Sementara Perwakilan GS1 Indonesia, Fauzia Nurviandy, menjelaskan bahwa penggunaan barcode standar GS1 dapat membantu UKM khususnya untuk meningkatkan kredibilitas.
“Barcode GS1 dapat membantu UKM untuk naik kelas. Dengan barcode standar, produk bisa masuk ke retail modern dan membuka peluang ke pasar ekspor, sekaligus meningkatkan daya saing produk UKM.” Ungkap Fauzia

Seminar dibagi menjadi dua sesi utama, yaitu sosialisasi standar barcode GS1 Indonesia dan TikTok Affiliate yang disampaikan oleh tim dosen Program Studi S1 Bisnis Digital UPB.
Sesi materi TikTok Affiliate diisi oleh Anton Prasetyo, S.E., M.M. dan Kholifah, S.E., M.M., yang merupakan dosen Prodi S1 Bisnis Digital UPB, yang menjelaskan konsep program TikTok Affiliate, strategi pembuatan konten penjualan, hingga praktik simulasi TikTok live streaming sebagai sarana promosi dan konversi penjualan produk. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam mengikuti setiap sesi materi dan praktik.

Melalui kegiatan ini, UPB bersama Asosiasi UKM Kebumen dan GS1 Indonesia berharap pelaku UKM semakin siap memanfaatkan teknologi barcode dan strategi TikTok Affiliate untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan nilai tambah produk lokal.