Universitas Putra Bangsa (UPB) bekerjasama dengan KPP Pratama Kebumen menyelenggarakan kegiatan Talkshow “Sukses Story & Packaging Kreatif: Kuliner UMKM Naik Kelas” yang bertempat di Ruang Auditorium KPP Pratama Kebumen pada Selasa, 18 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM dari Asosiasi UMKM yang tertarik pada pengembangan bisnis dan strategi pengemasan produk.
Kepala KPP Pratama Kebumen, Nugroho Aprianto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas UMKM agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa pelaku usaha dengan omzet di bawah Rp500 juta per tahun belum dikenai pajak.
“Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025, pedagang dengan omzet di bawah Rp 500 juta tidak dikenakan pajak, namun tetap diwajibkan membuat surat keterangan sesuai ketentuan yang berlaku.” Ungkap Nugroho
Lebih lanjut beliau menambahkan adanya program pembinaan dan pelatihan seperti ini, diharapkan UMKM dapat naik kelas dan mencapai omzet Rp. 500juta atau lebih tinggi sehingga turut memberikan kontribusi bagi pembangunan melalui penerimaan pajak.
Ketua Tax Center UPB, Mispiyanti, S.E., M.Sc., Ak., CA., turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara KPP Pratama Kebumen dan Universitas Putra Bangsa.
“Kolaborasi ini memperkuat peran Tax Center UPB dalam edukasi perpajakan sekaligus pemberdayaan UMKM. UPB yang telah bermitra dengan asosiasi UMKM mampu menghadirkan narasumber praktisi serta menjaring peserta pelatihan langsung dari pelaku usaha.”Ujar Mispi.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Sigit Wibawanto, S.E., M.M. dosen Universitas Putra Bangsa, dan Kurnia Dwi Yulistyorini, owner bisnis olahan ayam kampung Es Bening.

Dr. Sigit Wibawanto, S.E., M.M. dosen dalam pemaparannya menekankan pentingnya upgrade level bisnis melalui strategi premium packaging, terutama untuk produk UMKM kuliner. Menurutnya, kemasan yang baik tidak hanya mempercantik tampilan produk, tetapi juga meningkatkan nilai jual dan kepercayaan konsumen.
Sementara itu, Kurnia Dwi Yulistyorini berbagi kisah perjalanan usahanya yang berawal dari bisnis keluarga turun-temurun. Dari usaha menjual olahan ayam, mengembangkan bisnis menjadi berbagai produk olahan dengan kemasan menarik, seperti penggunaan besek dan tas jinjing. Usahanya terus berkembang hingga menciptakan produk ayam frozen, sambal pecel, serta layanan katering dan paket aqiqah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mendapatkan inspirasi sekaligus wawasan praktis untuk meningkatkan kualitas produk dan mengembangkan usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.